x

Kesejahteraan Kini, Kesejahteraan Mendatang

-

    DOWNLOAD AUDIO

Suatu ketika Bhagava tengah berdiam di antara kaum Koliya, dan disana terdapat sebuah kota niaga dari kaum Koliya. Sang perumah tangga Koliya, mendekati Bhagava, bersujud kepada-Nya, dan duduk di satu sisi. Kemudian ia berkata kepada Beliau, “Semoga Bhagava bersedia mengajarkan Dhamma kepada kami cara yang akan menimbulkan kesejahteraan serta kebahagiaan bagi kami, baik dalam kehidupan ini maupun dalam kehidupan mendatang.”

Terdapat empat hal yang menimbulkan kesejahteraan serta kebahagiaan bagi perumah tangga dalam kehidupan ini. Apakah keempat hal itu?
Kesempurnaan dari usaha gigih
Apapun cara seorang perumah tangga memperoleh penghidupannya, baik dengan bertani, berdagang, beternak, ataupun sebagai pegawai negeri, ia piawai dan tekun. Ia menyelidiki cara-cara yang tepat, serta mampu bertindak dan mengatur segalanya dengan tepat. Inilah yang disebut kesempurnaan dari usaha yang gigih.

Kesempurnaan dari perlindungan
Seorang perumah tangga melindungi serta menjaga harta yang diperoleh melalui usaha giat, yang dikumpulkan melalui tenaga dari lengannya, yang didapatkan melalui keringat di dahinya. Ia memikirkan cara untuk menjaga kekayaannya agar tidak dirampas Para Penguasa dan penjahat, api tidak membakarnya, banjir tidak menghanyutkannya, dan para pewaris yang tidak disukai tidak mengambilnya. Inilah yang disebut kesempurnaan dari perlindungan.

Persahabatan yang baik
Di desa atau kota mana pun seorang perumah tangga berdiam, ia bergaul dengan para perumah tangga atau para putra mereka, baik muda maupun tua, yang memiliki kebajikan tinggi, teguh dalam keyakinan, disiplin moral, kedermawanan, dan kebijaksanaan. Inilah yang disebut persahabatan yang baik.

Kehidupan yang seimbang
Seorang perumah tangga mengetahui pendapatan serta pengeluarannya dan menjalani kehidupan yang seimbang, tidak berfoya-foya maupun kikir. Dia tahu seberapa besar kebutuhannya sehingga pengeluarannya tidak lebih besar daripada penghasilan. Inilah yang disebut kehidupan yang seimbang.

Keempat hal inilah yang menyebabkan kesejahteraan serta kebahagian bagi perumah tangga dalam kehidupan ini.

Empat hal lainnya yang menyebabkan kesejahteraan serta kebahagiaan bagi perumah tangga dalam kehidupan mendatang.
Kemantapan dalam keyakinan
Memiliki keyakinan pada pencerahan Sang Tathagata, keyakinan terhadap Hukum Kamma. Ini disebut kemantapan dalam keyakinan.

Kemantapan dalam moralitas
Di sini, seorang siswa yang luhur menjauhkan diri dari membunuh makhluk lain, dari mencuri, dari perilaku seksual yang salah, dari berbicara salah dan dari minuman anggur, minuman keras serta zat yang meracuni yang merupakan landasan kelalaian. Ini disebut kemantapan dalam moralitas.

Kemantapan dalam kedermawanan
Di sini seorang siswa yang luhur berdiam di rumah dengan pikiran yang bebas dari noda kekikiran, dermawan secara bebas, tangannya terbuka, bergembira dalam melepas, dia tekun mempraktekkan kedermawanan, bergembira dalam memberi dan berbagi. Ini disebut kemantapan dalam kedermawanan.

Kemantapan dalam kebijaksanaan
Orang yang berdiam dengan hati yang dipenuhi ketamakan dan keserakahan yang tidak benar, dengan niat jahat, dengan kemalasan dan kelambanan, dengan kegelisahan dan kecemasan, dan dengan keraguan melakukan apa yang seharusnya dia hindari dan mengabaikan tugasnya; sebagai akibatnya kemashyuran dan kebahagiaannya menurun. Ketika seorang siswa yang luhur memahami bahwa sifat-sifat ini merupakan kekotoran pikiran, dia meninggalkannya. Setelah dia meninggalkannya, dia disebut siswa luhur dengan kebijaksanaan yang besar, kebijaksanaan yang luas, orang yang melihat rangkaian pandangan, orang yang mantap dalam kebijaksanaan. Ini disebut kemantapan dalam kebijaksaan.

Keempat hal inilah yang menimbulkan kesejahteraan serta kebahagiaan dalam kehidupan mendatang.

Referensi: Tipitaka Tematik

Dibaca : 3416 kali