x

Peresmian Vihara Oleh Sanghanayaka YM. Bhante Jotidhammo Mahathera Dari SANGHA THERAVADA INDONESIA Di Semanding Sumowono – Kab. Semarang

Sumowono – Umat Buddha daerah Sumowono khususnya Umat Buddha Dsn. Semanding, Ds. Candigaron, Kec. Sumowono-Kab. Semarang telah memiliki tempat untuk ibadah yang baru yaitu Vihara Mahanama. Nama Vihara ini tidak mengalami perubahan dari nama yang sebelumnya, namun bangunan vihara telah mengalami perubahah secara fisik yang sangat indah. Dimana bangunan lama Vihara Mahanama tidak lagi digunakan karena rusak parah akibat longsor. Kini, umat Buddha di dusun ini tengah bersuka cita atas tercapainya cita-citanya sehingga dapat melakukan puja pada Tiratana dengan nyaman dan tenang. 

Hari sabtu (12/09), Vihara Mahanama ini diresmikan oleh Bhante Jotidhammo Mahathera yang dihadiri ribuan Umat Buddha dan simpatisan. Peresemian Vihara ini diawali dengan prosesi atau arak –arakan barisan Umat Buddha dari Vihara Vidyasasana Dsn. Candi menuju Vihara Mahanama Dsn. Semanding. Dimana barisan arak-arakan ini meliputi barisan bendera Merah Putih dan Buddhist, barisan pembawa Gunungan hasil panen, Bhikkhu Saṅgha, pandita dan seluruh umat yang menempuh perjalanan sepanjang + – 5 km. Selama arak-arakan berlangsung, para peserta arak-arakan dapat menikmati indahnya alam raya bukit-bukit indah beserta pemandangan alamnya. 

Arak-arakan prosesi ini disambut oleh Umat Buddha dsn. Semanding berjejer di pinggir jalan sembari merangkupkan tangan di depan dada yang  alunan music  seni keprajuritan yang dimainkan oleh umat Buddha setempat. Acara peresemian ini dihadiri oleh Bhikkhu Saṅgha yaitu: 1. YM. Dhammasubho Mahathera, 2. YM. Jotidhammo Mahathera, 3. YM Dhammakaro Thera, 4. YM. Cattamano Thera, 5. YM. Sujano Thera, 6. YM. Guttahammo Thera, 7. YM. Dhammamitto, 8. YM. Khemadhiro, 9. YM. Dhammaratano dan juga dihadiri oleh Bupati Kab. Semarang, Pembimas Buddha Jawa Tengah Bapak Sutarso, S.AG, MM. 

Dalam sambutannya, Pembimas Buddha Bapak Sutarso mengharapkan kepada semua Umat khususnya Umat Buddha dsn. Semanding untuk: 1. Meningkatkan kualitas keimanan pada Tiratana ( Buddha, Dhamma, dan Saṅgha ), 2. Melestarikan kerukunan  intern Umat Buddha, antar umat beragama dan pemerintah, 3. Meningkatkan kegiatan ritual keagamaan  agar mendatangkan panjang Umur, Kesehatan, Kekuatan dan kebahagiaan.

Selanjutnya, Bhante Jotidhammo Mahathera selaku Sanghanayaka SAṄGHA THERAVᾹDA INDONESIA menyampaikan pesan Dhamma “ Menghormat atau memuja  pada yang patut dihormati”. Umat Buddha tidak bisa terlepas dari budaya PUJA(menghormat). Vihara ini merupakan tempat untuk memuja maka sudah selayaknya umat Buddha menggunakan Vihara sebagai tempat Puja. Harapan dari Bhante Jotidhammo kepada seluruh umat agar lebih rajin untuk melakukan puja bakti yang disertai Samadhi. Jika hal ini dilakukan maka pikiran lebih tenang dan bahagia. 

Sebagai puncak acara peresmian Vihara Mahanama ini dilakukannya Penandatanganan Prasasti oleh Saṅghanayaka Bhante Jotidhammo Mahathera, Bupati Kab. Semarang, Pembimas Buddha Jawa Tengah, juga Kapolsek Sumowono dan dilanjutkan pemotongan pita yang diiringi gatha pemberkahan oleh Bhikkhu Sangha. Semoga semua makhluk hidup bahagia.   


Penulis: Bhikkhu Dhammamitto 
Sumber: www.tanahputih.org

Dibaca : 946 kali