x

Sambut Waisak Dengan Blusukan Ke Rumah Umat Buddha

Athapi puppharasimha, Kayira malaguṇe bahu
Evaṁ jatena maccena, Kattabbam kusalam bahum

Seperti kumpulan bunga-bunga dapat dirangkai menjadi banyak karangan bunga, demikian pula banyak perbuatan baik dapat dilakukan oleh seseorang yang masih mengalami kelahiran dan kematian.

(Dhammapada syair 53)


Tak terasa beberapa minggu lagi umat Buddha di seluruh dunia akan merayakan hari Waisak. Hari raya yang memperingati tiga peristiwa penting ini merupakan salah satu perayaan yang paling sakral bagi umat Buddha. Pangeran Siddhartha lahir, mencapai ke-Buddha-an, dan parinibbana adalah rangkaian peristiwa yang terjadi pada saat Waisak.

Momen ini pula dijadikan pelecut bagi umat Buddha untuk membenahi diri menyambut Waisak yang suci. Berbagai kegiatan dari vihara pun mewarnai perjalanan spiritual umat Buddha menuju hari Waisak. Contohnya saja seperti Sebulan Penghayatan Dhamma (SPD), retret meditasi, pelatihan samanera, berpuasa, bakti sosial, dan lain sebagainya.

Salah satu vihara di Tangerang ikut memfasilitasi umatnya untuk membenahi diri menuju hari Waisak. Pengurus Dayaka Sabha Vihara Sad Saddha mengadakan kegiatan Sebulan Penghayatan Dhamma (SPD) dengan cara yang berbeda, yaitu melakukan puja bakti keliling dari rumah umat ke rumah umat setiap malamnya secara bergantian.

Kegiatan yang dilakukan kurang lebih satu bulan ini mendapat sambutan antusias dari umat di vihara tersebut. Kegiatan SPD ini diisi oleh bhikkhu Sangha, romo pandita, dan dharmaduta. Mereka pun menyambut baik kegiatan ini.

Selain menambah kebajikan, kegiatan ini juga dapat menambah ikatan kekeluargaan bagi umat Buddha di Vihara Sad Saddha. Tentunya hal ini dapat mendorong umat menjadi aktif dan peduli dengan perkembangan vihara ini, yang juga akan berhubungan pada perkembangan agama Buddha secara luas.

Sumber: BuddhaZine.com

Dibaca : 710 kali