x

TAKUT DAN BINGUNG

Pertanyaan:

Bagaimana cara menghilangkan rasa ketakutan dan bingung yang berlebihan di saat akan mengambil keputusan?

Widayanti,

Jawaban:

Kepada Yth. Widayanti,


Dengan menyadari bahwa segala sesuatu tidaklah kekal maka hal-hal yang "menghambat" kehidupan, seperti ketakutan akan dapat diatasi.

Bagaimana menyadari bahwa segala sesuatu tak kekal? Bermeditasilah.
Dengan bermeditasi maka hidup akan lebih lengang untuk dijalani dengan damai, walaupun ada masalah/rintangan batin akan lebih tenang dalam menghadapinya.

Semoga dapat dipahami.
Semoga bebahagia.

Salam Metta.

Air Paritta

Pertanyaan:

Namo buddhaya bhante saya ingin bertanya apakah dengan menguncaran air paritta dapat memberkahi semua makhluk yang tidak tampak

Bobby Sandy, Curup

Jawaban:

Kepada Yth. Bobby Sandy di Curup,


Sang Buddha mengajarkan bahwa untuk mendapatkan kebahagiaan sejati lakukanlah banyak kebajikan. Air Paritta adalah simbol berkah.
Dengan pelimpahan jasa kebajikan yang telah dilakukan kepada makhluk yang tidak tampak adalah hal yang sangat baik.

Semoga hal-hal baik yang telah dilakukan membuahkan kebajikan kepada diri sendiri, sanak keluarga dan semua makhluk.

Salam Metta. 

Istri Meminta Cerai Karena Masalah Hutang

Pertanyaan:

Namo buddhaya, Apa pandangan agama budda tentang istri yang meminta cerai karena saya terlilit hutang? Hutang saya berasal dari awal pernikahan termasuk membangun rumah dan kebutuhqn sehari2 yang memank saya tutupi dari istri (menipu) Kemudian bergulung2 karena bunga bank yang tinggi.. Mohon pencerahannya

Gunawan, Medan

Jawaban:

Kepada Yth. Gunawan di Medan,


Dalam hidup berumah tangga sewajarnya antarpasangan saling memahami kekurangan maupun kelebihan satu sama lain. Apabila salah satunya terkena masalah, adalah sewajarnya yang lain membantunya. 

Cobalah untuk membicarakan baik-baik atau dengan bantuan pihak ketiga yang dapat dipercaya. Sampaikan pula bahwa Anda akan terus berusaha & berjuang untuk melunasi hutang yang ada.

Semoga hal baik yang telah Anda lakukan membuahkan kebahagiaan bagi rumah tangga.
Semoga demikian adanya.

Salam Metta.

Kehidupan Rmh Tangga

Pertanyaan:

Mlm bhante..sy mw bertanya? Sy punya kakak?terkena guna guna alias di santet oleh pegawai nya sendiri..skg menurut sm pegawai nya dan menuruti permintaan pegawai nya seperti?meminta brg seperti? Hp dan laptop dan motor..yg mw saya tanya kan?bagaimana cara menghilangkan pengaruh guna guna alias santet itu dari kakak sy agar kakak saya sadar dan kembali normal lg?makasih bhante

Hendry Surya, Jkt Utara

Jawaban:

Kepada Yth. Hendry Surya di Jakarta Utara,


Sang Buddha mengajarkan untuk "mengalahkan" kejahatan maka lakukanlah banyak kebajikan, tak terkecuali halnya dengan santet.
Cobalah membacakan Karaniya Metta Sutta pula.

Semoga hal-hal baik yang dilakukan mengkondisikan Saudara Anda terbebas dari hal-hal yang buruk. Semoga demikianlah adanya.

Semoga berbahagia.

Salam Metta.

Pattidana

Pertanyaan:

1. Apakah benar Pattidana bisa membuat almarhum berbahagia dan mendapatkan buah karma baik ? 2. Bagaimana kita bisa tahu apakah almarhumah meninggal dengan bahagia atau sedih ? Karena saat meninggal, kami tidak berada di sisi nya karena sedang di luar. 3. Bagaimana cara membahagiakan almarhum supaya mereka bisa terlahir di alam sukavati? 4. Apakah dengan membakar uang kertas utk almarhum dan dewa bumi bisa membantu mereka di alam sana ? 5. Jika orang meninggal apakah dengan meletakkan semua baju yg pernah dipakai semasa hidup nya akan berarti dan bisa dipakai di alam sana ? Terima kasih atas bantuan dan jawabannya. Salam hangat, Erin

Erin Lynn, Dki Jakarta

Jawaban:

Kepada Yth. Erin Lynn di DKI Jakarta


Memang benar Pattidana adalah kegiatan yang dapat dilakukan untuk mendiang, apakah itu keluarga, sahabat ataupun makhluk lain.

Ketika melakukan pattidana tentunya dilakukan dengan hati yang tulus sambil mengingat budi baik mendiang. Apakah hal ini bisa membuat mendiang bahagia ataupun sedih, kita memang tidak mengetahuinya. Namun, tentunya hal yang baik jika dilakukan akan membuahkan kebahagiaan, tidak terkecuali bagi yang melakukannya.

Seseorang menerima kamma-nya tergantung dari perbuatan selama hidupnya. Jika ia banyak berbuat baik, tentunya akan menimbun kamma baik dan terlahir di alam bahagia.

Membakar uang kertas adalah tradisi, namun apabila hal ini dilakukan dengan ketulusan adalah baik. Namun, ada pandangan lain mengenai hal ini yaitu baju, rumah-rumahan, makanan, dsb yang dibakar tsb akan lebih berguna jika juga disisihkan sebagian untuk orang-orang yang membutuhkan. Misalnya, tradisi keluarga terbiasa melakukan bakar-bakaran ini, tetap lakukannlah. Namun tidak semua baju dibakar. Dengan disumbangkan dengan atas nama mendiang, tentunya hal ini sangat baik.

Demikian dan semoga dapat dipahami.
Semoga semua makhluk berbahagia.

Salam Metta.

Cara Menghindari Pembunuhan Mahluk

Pertanyaan:

Namo Budhaya, Mohon penjelasan mengenai "Semoga semua mahluk hidup berbahagia" lantas bagaimana bila sampai harus membunuh mahluk hidup kecil seperti rayap,apakah diperbolehkan?Ada teman menganjurkan untuk bor tanah dan suntik tapi jadi dilema karena pasti akan banyak hewan lain di tanah yg akan ikut mati. Apakah ada cara membasmi tanpa harus membunuh? Adakah tips agar rayap tidak bertambah banyak? Anumodana

Alice, Jakarta

Jawaban:

Kepada Yth. Alice di Jakarta


Kamma atau karma adalah niat yang ada di dalam pikiran, jika terlintas pikiran membunuh rayap maka hal tersebut sebaiknya dihindari.

Cara lain untuk menghindari pembunuhan adalah menciptakan suasana yang bersih. Atau misalnya Anda ingin menempati rumah baru, sebaiknya sebelumnya Anda taburkan air garam di sudut-sudut rumah. Hal ini untuk mencegah datangnya serangga, dsb.

Semoga dapat membantu.
Semoga berbahagia.

Salam Metta.

Belajar Agama Budha

Pertanyaan:

Namo buddhaya, Saya non buddhis dan saya tertarik untuk belajar agama budha. Tapi saya bingung harus mulai dari mana, saya ingin datang langsung ke vihara tapi saya juga bingung harus ke vihara yang seperti apa.. Mohon bantuannya apa yang musti saya lakukan.. Terimakasih

Gulamun, Depok

Jawaban:

Kepada Yth. Gulamun di Depok


Saudara, ada banyak bagian di dalam ajaran Sang Buddha yang sifatnya universal, Anda dapat mempelajarinya tanpa mengganggu keyakinan saat ini. Misalnya tentang meditasi dan pelepasan makhluk hidup ke alam bebas (seperti burung & ikan).

Selain melalui 2 contoh hal di atas, Anda juga bisa membuka www.dhammacakka.org yang setiap minggunya selalu di-update Mp3 ceramah para bhikkhu.

Jika Anda ada waktu dapat mengunjungi vihara terdekat yang dapat dilihat alamatnya di sini:
 http://dhammacakka.org/?channel=sti&mode=propinsi&propinsi_id=9

Semoga dapat membantu.
Semoga berbahagia.

Salam Metta.

Seputar Meditasi Vipasana

Pertanyaan:

Selamat Malam Bapak/Ibu .saya umat Hindu yang sudah beberapa waktu belajar Agama Budha terutama meditasi Vipasana. Maaf saya tidak tau cara sopan salam Agama Budha. Saya mau menanyakan masalah saya. Hidung saya sebelah kiri bermasalah kadamg mafas normal kadang sumbat dan kanan normal tidak ada kendala. Saya praktik meditasi pada saat fokus dinding hidung depan saya kebas atau tegang, apakah ada kesalahan pada pengaturan nafas saya?. Dan masalah satu lubang hidung apa bisa saya tetap tekun berlatih. Saya mohon sekali untuk mendapatkan jawaban inimterima kasih semoga Dhamma dan Sangah terus berkembang agar pernderitaan dapat teratasi...

Nares, Medan

Jawaban:

Kepada Yth. Nares di Medan,


Kami menyambut baik niat baik Anda dalam berlatih meditasi. Seperti yang mungkin telah Anda ketahui bahwa meditasi adalah sarana pengembangan konsentrasi & keawasan, sehingga kita dapat hidup selaras.

Ketika bermeditasi, kita belajar untuk merasakan lebih detil apa yang terjadi di dalam tubuh ini. Dalam kondisi ini, Anda merasakan bagian hidung yang sakit. Hal ini dapat dikatakan baik, karena yang sebelumnya tidak terasakan saat ini dapat dirasakan sehingga Anda dapat melakukan pengobatan, misalnya ke dokter.

Di dalam bermeditasi pun, Anda dapat menggunakan beragam objek, tidak hanya nafas dari hidung. Salah satu diantaranya adalah nafas dari perut, yang sama pula diamati kembang kempisnya perut.

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat.
Selamat berlatih & bersemangat dalam bermeditasi, semoga Anda berbahagia.

Salam Metta.


Berdana Kepada Pengemis

Pertanyaan:

namo buddhaya bhante.terkadang saya sering melihat banyak pengemis yang masih dalam usia produktif untuk bekerja (masih muda) dan tidak menderita kecacatan fisik apapun bagian tubuh lengkap bahkan bisa dikatakan sangat sehat ,adapun pengemis yang berpura" menjadi cacat dengan mencoba memasukan kaki/tangan ke dalam baju seolah" mereka buntung,jika seperti ini bhante apakah salah jika saya tidak berdana kepada mereka karena saya berfikir mereka berbohong dan menipu, mengemis karena malas bekerja.apakah dengan berfikir seperti ini saya bisa mendapatkan karma buruk bhante?apakah yang harus saya lakukan jika menemukan pengemis seperti itu bhante apakah saya harus tetap berdana? terima Kasih bhante .

Naya, Jakarta

Jawaban:

Kepada Yth. Naya di Jakarta,


Dalam melakukan suatu perbuatan baik pun juga memerlukan kebijaksanaan. 

Memang dewasa ini ada kecenderungan memanfaatkan belaskasihan atau kepura-puraan supaya orang bisa iba dan memberikan dana/uang kepada "pengemis".

Namun, dalam kondisi ini Anda masih bisa berbuat baik dengan memberikan makanan atau di dalam hati Anda mengucapkan "Semoga ia kelak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, Semoga ia berbahagia."

Memiliki niat yang tulus pun adalah perbuatan baik.

Demikian dan semoga dapat dimengerti.
Semoga berbahagia.

Salam Metta.

Ingin Bertemu Langsung

Pertanyaan:

Selamat malam, Apakah bisa bertemu langsung dengan biksu untuk bertukar pikiran ?

Wibby Tjandra, Jakarta Utara, Pademangan

Jawaban:

Kepada Yth. Wibby Tjandra di Jakarta Utara, Pademangan,


Saudara bisa bertemu Bhikkhu Sangha dengan datang langsung ke Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya atau sebelumnya dapat menelepon di (021) 6471 6739.

Demikian & semoga berbahagia.

Salam Metta.