x

Karma Baik

Pertanyaan:

Namo buddhaya, Saya ingin bertanya apakah karma baik bisa disangkut pautkan dengan keberuntungan seseorang? Ada yg bilang bahwa karma baik seorang anak akan habis jika dari bayi selalu diberikan kebutuhan yang lebih (seperti baju bagus, mainan bagus, dll) apa benar? Terima kasih

Liana, Jakarta

Jawaban:

Kepada Yth. Liana di Jakarta,


Kamma/karma atau niat yang baik tentu akan berbuah hal yang baik pula. Apabila seseorang terus melakukan perbuatan baik (Kamma/Karma Baik), niscaya hidupnya akan dipenuhi kebahagiaan, yang oleh masyarakat umumnya disebut Keberuntungan.

Seorang bayi tentunya memerlukan perhatian dan kasih sayang dari kedua orangtuanya. Kasih sayang tersebut juga dalam hal memberikan kebutuhan pakaian bagus, makanan bergizi ataupun mainan. Namun tentunya bukan berarti terus memanjakan Sang Anak. Karena dengan memanjakan tentunya perkembangan psikologinya menjadi kurang baik, ia akan merasa apabila ingin sesuatu maka orang lain harus menyediakannya, dsb.

Demikian dan semoga dapat dipahami.
Semoga berbahagia.

Salam Metta.

Spiritual

Pertanyaan:

Saya beragama bkn buddha, tapi saya berniat pindah dan sudah bljr ttg parita serta sudah mengucapkan triratna dgn niat untuk menjadi buddhis.. walaupun blm mengucap sumpah di vihara.. Akhir akhir ini saya bermimpi sembahyang di klenteng dan bahkan bermimpi rupang dewi kwan im berbicara pada saya.. Kira kira apa maksud dari mimpi mimpi saya sudah ke 5 kalinya saya mengalami mimpi mimpi tersebut

Leslie, Manado

Jawaban:

Kepada Yth. Leslie di Manado,


Agama dipilih karena kecocokan pada batin pribadi masing-masing orang. Agama sebaiknya memberikan motivasi menjadi pribadi yang lebih baik. 

Mohon maaf kami tidak bisa "membaca" atau mengartikan mimpi Saudara, namun Dewi Kwan Im bisa diartikan sebagai sosok inspirasi cinta kasih yang mengasihi semua makhluk tanpa terkecuali.

Demikian dan semoga berbahagia.

Salam Metta.

Peruntungan, Jodoh, Dan Nasib

Pertanyaan:

Saya lahir pada tanggal 13-04-1990 dan calon pasangan saya pada tgl 01-09-1987. 1. Jika kami menikah, apakah baik untuk keharmonisan dan keuangan? Jika tidak, apakah ada syarat yang harus dipenuhi supaya tidak ciong/sial? 2. Saat ini kami berdua mempunyai usaha sendiri di depan rumah. Apakah bisa berkembang pesat? 3. Apakah perekonomian kami akan meningkat ? Terimakasih atas jawabannya

Alysia Cynthia Tanoto, Yogyakarta

Jawaban:

Kepada Yth. Alysia Cynthia Tanoto di Yogyakarta,


1. Menikah adalah keputusan yang besar, yang mana perlu dipikirkan baik-baik dan dalam hal ini restu dari orangtua kedua belah pihak sangatlah dibutuhkan. Apabila masing-masing bisa menerima kekurangan (selain kelebihan) masing-masing, niscaya keluarga yang akan dibangun dalam pernikahan akan bahagia. Adanya selisih umur 3 tahun atau lainnya adalah mitos, yang terpenting adalah sikap saling menerima dan komunikasi yang baik.

2 & 3 Pekerjaan / usaha yang dilandasi niat baik tentunya bisa berkembang. Dan apabila Anda bisa mengatur cashflow dengan baik tentunya perekonomian keluarga akan baik dan meningkat.

Demikian dan semoga kebahagiaan ada pada Anda semua.
Semoga berbahagia.

Salam Metta.

Menjadi Samanera

Pertanyaan:

Apakah ada batasan umur untuk menjadi seorang samanera atau bikhu, terima kasih.

Hemdri Liu, Bogor

Jawaban:

Kepada Yth. Hendri Liu di Bogor,


Tidak ada batasan usia, namun yang menjadi syarat menjadi Samanera ataupun Bhikkhu adalah ijin dari orang / keluarga dekat, selain tentunya keyakinan pada pilihan diri sendiri.

Demikian dan semoga berbahagia.

Salam Metta.

Ingin Menjadi Bhikhuni

Pertanyaan:

mohon di bantu informasinya bila ingin jadi calon samanera dan samaneri dimana tempatnya dan harus ke mana ya?

Yeni Lee, Jakarta

Jawaban:

Kepada Yth. Yeni Lee di Jakarta,


Silahkan membuka tautan berikut (untuk jadwal lengkapnya) http://dhammacakka.org/?channel=info&mode=detailkegiatan&id=775.
Demikian.

Salam Metta.

Selalu Apes

Pertanyaan:

Namo Buddhaya Bhante, Sy umur 30 thn, mengapa dlm hidup saya tdk prnah bhagia. Slalu di lilit hutang, bgitu jg kkak & ayah sy bernasib sama dililit hutang. Dan sy sendiri sampai skg jg blum punya jodoh atau pasangan. Mohon sarannya bhante. Apa yg hrs sy lakukan. Agar bisa hidup ini menjadi lebih baik. Terima Kasih

Yulia, Mdn

Jawaban:

Kepada Yth. Yulia di Medan,


Kami memahami apa yang Anda alami saat ini, namun cobalah menengok orang-orang yang tingkat ekonominya ada di bawah Anda. Mereka ada yang tidak punya rumah, bahkan berteduh dari panas atau hujan pun sulit. Demikian pula persoalan seperti jodoh.

Cobalah memperbanyak teman dengan masuk ke komunitas anak muda. Tentunya pilihlah yang cocok dan baik bagi Anda.

Dengan mencoba bersyukur atas yagn dialami saat ini, sedikit demi sedikit Anda akan lebih memaknai kehidupan lebih baik.

Demikian dan semoga berbahagia.

Salam Metta.

ROMO PERNIKAHAN

Pertanyaan:

Dear Admin, Selamat siang, Saya ingin bertanya Romo untuk konsultasi masalah pernikahan. Boleh diinfokan, Nama Romo dan Nomor Contact nya (NO HP) Thanks &Regards Mariana

MARIANA, JAKARTA

Jawaban:

Kepada Yth. Mariana di Jakarta,


Data atau kontak Romo Pandita dapat Anda dapatkan melalui Sekretariat Vihara, di nomor (021) 6471.6739 & 6414.304.
Demikian.

Salam Metta. 

Hari Uposatha

Pertanyaan:

saya ingin bertanya mengenai latihan atthasila di hari uposatha, kita atthasila pas di ceit capgo nya, atau 1 hari sebelum ceit capgo ?? dan untuk wkt makan yg benar nya gimana yah? terima kasih

Yulia, Jakarta

Jawaban:

Kepada Yth. Yulia di Jakarta


Sesungguhnya latihan Atthasila dapat dilakukan kapanpun, namun beberapa umat buddhis melakukan pada saat Ce It dan Cap Go.

Ada beberapa jenis makanan yang masih bisa dikonsumsi setelah tengah hari (jam 12.00), misalnya saja teh/kopi manis, madu, permen, dan juga coklat. Hanya saja perlu diingat bahwa minuman (dan makanan) itu hendaknya tidak mengandung susu.

Sebenarnya Atthasila masih terkait juga dengan pengendalian diri tidak hanya mengenai menahan lapar. Sedangkan pengendalian diri, salah satunya adalah, yaitu: Indriya-samvara (pengendalian indera dalam menanggapi objek). Di dalam latihan pengendalian diri, seyogyanya pemakaian sesuatu tidak dimaksudkan untuk meningkatkan lobha, dosa, moha.

Demikian dan semoga dapat dipahami.
Semoga berbahagia.

Salam Metta.


Dana Minuman Sesudah Trngah Hari

Pertanyaan:

Namo Buddhaya Bhante, Mau tanya , apakah dalam peraturan pata bhikkhu Theravada dibolehkan minum jus nanas yang ukuran buahnya kurang lebih sekepalan tangan ? Mttctn Kus

Kusuma, Bogor

Jawaban:

Kepada Yth. Kusuma di Bogor,


Apabila sudah lewat tengah hari (pukul 12.00 waktu setempat), maka berikut aturannya:

Antara lain: tidak mengandung partikel sisa bila berbentuk juice. Dan buah yang diperbolehkan untuk juice bagi komunitas Bhikkhu tertentu adalah yang bukan tergolong grain. 

Yang termasuk grain, adalah The great fruit, antara lain: palmyra, kelapa, nangka, breadfruit, bottle gourd, white gourd, muskmelon, semangka, squash (Buddhist Monastic Code hal.339). 

Itu sekilas ulasan kami. Bila ingin lebih lengkap mengetahuinya, silakan membaca buku "The Bhikkhus' Rules, A guide for lay people". 

Demikian dan semoga bermanfaat.

Salam Metta.

Ingin Mengundang Bhante Makan Siang

Pertanyaan:

Selamat siang. Saya salah satu umat di vihara dhammacakka sunter. Sudah lama saya berkeinginan untuk mengundang bhante di vihara untuk dana makan siang. Apakah bisa? Bagaimana caranya? Apakah diperboleh kan mengundang bhante makan siang di luar rumah? Misal nya di restoran? Terima kasih.

Chandra, Jakarta

Jawaban:

Kepada Yth. Chandra di Jakarta,


Terima kasih dan anumodana atas niat baik Anda. Umat bisa mengundang Bhikkhu untuk kegiatan di luar vihara, seperti untuk pemberkahan rumah, pembacaan paritta, dsb. termasuk apabila umat ingin dana makan siang.
Akan lebih baik jika dana makan siang dilakukan di rumah saja, sehingga Bhikkhu yang diundang pun bisa lebih nyaman.

Demikian, semoga berbahagia.

Salam Metta.