x

Berita Dhammacakka & Dhammadesana Mp3

Puja Bakti Umum Minggu pk. 9.09 - 11.00 wib

  • Minggu, 04 Desember 2016
    JALAN DHAMMA MENUNTUN KEKAYAAN BATIN MANUSIA -
    Sebagai umat Buddha yang melangkah di jalan Dhamma, akan selalu berjuang dalam hidup ini, sebab kita telah diberi bekal oleh Guru Agung Buddha berupa Dhamma, ajaran-Nya. Dhamma yang telah diajarkan 2.600 tahun yang silam masih nyata dalam hidup ini. Dengan bertekad mempraktikkannya, akan menumbuhkan semangat dan kesabaran untuk menghadapi perkembangan dunia saat ini.

    Bhikkhu Indamedho,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 27 November 2016
    KEBAJIKAN SUMBER KEBERKAHAN -
    Dalam kehidupan ini siapapun orangnya, beragama atau tidak beragama, berkulit putih atau hitam, tentu mengharapkan berkah kehidupan, baik di kehidupan sekarang maupun mendatang. Sering kita temui pula di dalam lingkungan masyarakat, banyak orang yang hidupnya hanya disibukkan mencari berkah pergi ke tempat yang keramat, ke gunung-gunung, ke hutan-hutan, ke goa-goa atau ke tempat lainnya yang dianggap di sanalah sumber berkah dan mereka akan mendapatkan berkah yang melimpah.

    Bhikkhu Virasatiko,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 20 November 2016
    SADDHAMMASENĀ (LASKAR DHAMMA) -
    Semua umat Buddha yang telah menjalankan hidupnya menjadi bhikkhu-bhikkhuni, wajib menanggalkan kehidupan duniawi dan bertempat tinggal di lingkungan tempat ibadah (vihāra) yang disebut kuti (tempat tinggal para anggota Saṅgha). Selain menjalani kehidupan sebagai Bhikkhu-bhikkhuni, juga mengabdi demi kepentingan perkembangan agama Buddha, membabarkan Dhamma ajaran Sang Buddha dengan penuh cinta kasih.

    Bhikkhu Siriratano, Thera,          Baca & dengarkan Audionya

  • Minggu, 13 November 2016
    SUDAHKAH KITA MEMILIKI EMPAT KEADAAN BATIN LUHUR? -
    Pada dasarnya setiap orang memiliki sifat atau keadaan batin luhur, agung atau mulia. Hanya saja karena batinnya tertutup dan dikotori berbagai jenis kotoran batin (kilesa) yakni keserakahan, kemarahan, kebencian, kedengkian, itikad jahat, iri hati, kebodohan batin, dan lain-lain, sehingga kebanyakan orang lebih memilih menutup mata juga telinga dan mementingkan dirinya sendiri, tidak mau melihat, mendengar dan tidak peduli dengan kesusahan dan kesengsaraan orang lain di sekitarnya. Tentu tanpa kita sadari sifat yang demikian ini akan merugikan diri sendiri juga merugikan orang lain karena sama sekali tidak membawa kemajuan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi diri sendiri maupun orang lain.

    Bhikkhu Cattapiyo,          Baca & dengarkan Audionya

Arsip

Video

Arsip

Artikel

Arsip

Majalah Dhammacakka

    • Edisi #84 Kathina 2016

      Edisi #84 Kathina 2016


      Daftar isi:
      - Dhammadesana: Sikap Berterus Terang, Bisa Berbuat Baik adalah Berkah

      - Fokus Utama: Mengkaji Sanghadana dalam Pengertian yang Benar
      - Info: Vihara Giri Santi Loka, Vihara Paling Maju di Jepara
      - Artikel: Eling lan Waspodo