Download MP3 Dhammadesana TERBARU: Fenomena yang Sulit Ditemui oleh Bhikkhu Abhicitto (Puja Bakti Pagi Minggu, 5 September 2010)



Fasilitas Vihara

Pada hari Sabtu, 24 Agustus 1985, Vihāra Jakarta Dhammacakka Jaya diresmikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Munawir Sjadzali, M.A. dan didampingi oleh Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata dan Panglima Angkatan Darat Kerajaan Thailand, Jendral Athit Kamlang Ek.

Vihāra Jakarta Dhammacakka Jaya dalam perjalanannya ke depan, memiliki beberapa fasilitas yang dapat dikunjungi oleh umat Buddha di dunia, antara lain:

1.     Uposathāgāra

Gedung UposathaUposathāgāra terdiri dari dua kata, yaitu uposatha dan āgāra. Uposatha artinya ‘masuk berdiam’ dan āgāra artinya ‘gedung’. Jadi, Uposathāgāra artinya adalah gedung untuk berdiam pada hari uposatha. Uposathāgāra ini harus dapat menampung duapuluh satu orang bhikkhu yang duduk dalam jarak satu hasta. Uposathāgāra tidak boleh lebih luas daripada sīmā.

Uposathāgāra merupakan gedung utama yang terletak di Vihāra Jakarta Dhammacakka Jaya. Penentuan lokasi dan pengukuhan Uposathāgāra ini dilakukan dengan mengikuti prosedur yang ajarkan oleh Sang Buddha dalam Vinayapiṭaka, yaitu harus melalui Saṅghakamma, dengan terlebih dahulu melakukan upacara pembatalan sīmā yang lama dan kemudian membuat pengukuhan sīmā yang baru.Buddha Rupang di Gedung Uposatha

Sīmā di Vihāra Jakarta Dhammacakka Jaya ini disebut Baddha Sīmā, yaitu sīmā yang ditentukan oleh Saṅgha sesuai dengan Kitab Suci Vinayapiṭaka.

Upacara pencabutan sīmā yang lama dilakukan pada hari Jumat, 23 Agustus 1985, dan upacara pengukuhan Uposathāgāra dilakukan pada hari Sabtu, 24 Agustus 1985 yang dilakukan bersamaan dengan penyerahan Buddharupaṁ yang dipimpin oleh Y.M. Somdet Phra Ñāṇasaṁvara.

Uposathāgāra memilki fungsi khusus yang berkaitan dengan kegiatan Saṅgha (Saṅghakamma), antara lain:

a. Upacara penahbisan bhikkhu (upasampadā);

b. Tempat para bhikkhu mengadakan pembacaan ulang vinaya yang telah ditetapkan oleh Sang Buddha (paṭimokkha), setiap hari uposatha;

c. Tempat para bhikkhu melakukan pavāraṇā, yaitu sebagai pengganti uposatha setelah para bhikkhu selesai menjalani masa vassa;

Selain fungsi utama tersebut, Uposathāgāra di Vihāra Jakarta Dhammacakka Jaya juga merupakan pusat dalam rangka merayakan hari suci Visākha Puṇṇamī Pūjā, Visākha Aṭṭhamī Pūjā, Āsālha Puṇṇamī Pūjā, Kaṭhina dan Siripādā Pūjā, dan Māgha Puṇṇamī Pūjā

2. Dhammasālā

Dhammasālā merupakan tempat puja bakti umum, seperti membaca paritta, meditasi, diskusi Dhamma, dan upacara keagamaan lainnya.

Dhammasala

3. Kuti

Kuti adalah tempat tinggal untuk para bhikkhu dan sāmaṇera, diresmikan pada hari Selasa, 23 Agustus 1983, pukul 09.09 WIB.

Kuti

4. Wisma Narada

a. Lantai 1: Ruang Narada

Perpustakaan

Digunakan untuk kegiatan sekolah minggu, seminar-seminar, kursus-kursus, dan lain-lainnya

b. Lantai 2 : Perpustakaan Narada

Perpustakaan Narada dibangun untuk mengenang jasa-jasa Mendiang Bhikkhu Narada yang telah banyak membantu perkembangan agama Buddha di Indonesia. Peresmian Perpustakaan Narada dilakukan pada hari Sabtu, 21 Oktober 1989 oleh Menteri Agama RI, Munawir Sjadzali, M.A.

5. Kantor Yayasan dan Sekretariat Pengurus Vihāra

Merupakan pusat administrasi kegiatan-kegiatan vihāra.

6. Replika Candi Pawon

Candi Pawon sebenarnya terletak di Jawa Tengah. Replika Candi Pawon di Vihāra Jakarta Dhammacakka Jaya, diresmikan pada hari Kamis, 9 November 2000. Candi Pawon ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan abu jenazah para pendiri vihāra.

Replika Candi pawon

7. Pergola

Merupakan tempat kegiatan outdoor, seperti ulang tahun bersama, dan lainnya.

8. Plaza Pohon Bodhi

Diresmikan pada hari ulang tahun kelima Sīmā Vihāra Jakarta Dhammacakka Jaya, yakni Jumat, 24 Agustus 1990, oleh Y.M. Srī Saddhammācāriya Paññāvaro Saṅghanāyaka Thera.

Plasa Pohon Bodhi

9. Bursa Dhammacakka, tempat penjualan aksesoris Buddhis, seperti: buku, majalah, kaset, CD, VCD, DVD, Buddharupaṁ, liontin, dan lain-lain.

10. Kantor Redaksi Majalah Dhammacakka, ruang kerja Redaksi Majalah Dhammacakka. Majalah Dhammacakka terbit empat kali dalam setahun, yaitu: pada saat perayaan Visākha Puṇṇamī Pūjā, Āsālha Puṇṇamī Pūjā, Kaṭhina dan Siripādā Pūjā, dan Māgha Puṇṇamī Pūjā.

11. PPPK, sebagai tempat pelayanan kesehatan.

12. Ruang Serbaguna, digunakan untuk kegiatan sekolah minggu, meditasi, puja bakti, kursus-kursus, dan lain-lainnya

Vihāra Jakarta Dhammacakka Jaya, selain sebagai tempat tinggal para bhikkhu dalam menghayati Buddhadhamma, juga menjadi pusat meditasi, pusat pendidikan, dan pusat kegiatan sosial keagamaan umat Buddha.