x

Bagaimana Meditasi Membantu Kita Dalam Mengambil Keputusan?

Membuat keputusan memang bukan hal yang mudah. Apalagi, rasa bimbang kerap menyelimuti pikiran dan semakin menambah kesulitan kita untuk membuat keputusan. 

Entah hanya sekedar menentukan menu makan siang atau tujuan liburan, hingga hal besar dalam hidup, membuat keputusan tak selalu menjadi hal yang mudah. 

Lalu, bagaimana cara membuat keputusan yang tepat dalam hidup ini? 

Selama ini, meditasi dipercaya memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan fisik dan mental. Kini, periset telah menemukan manfaat lain dari meditasi. 

Riset dari Laboratorium Neuro Imaging UCLA menemukan, meditasi dapat memperkuat otak dan meningkatkan kemampuan kita untuk berpikir jernih. 

Inilah yang akhirnya dapat membantu kita untuk membuat keputusan yang lebih efisien. 

Untuk mendapatkan hasil riset yang akurat, peneliti melakukan pemindaian otak pada 50 orang yang bermeditasi, 28 pria dan 22 wanita. 

Periset juga melakukan pemindaian otak pada 50 orang yang tidak melakukan meditasi dan membadingkan hasil keduanya. Hasilnya, periset menemukan orang yang secara konsisten dan rutin bermeditasi mengalami perubahan yang terukur dan nyata dalam struktur otak mereka. 

Perubahan tersebut mengarah ke hal positif, seperti keterampilan berpikir yang lebih baik dan pengambilan keputusan yang juga lebih baik.

Lalu, apa kata pakar meditasi mengenai hal ini? 

Menurut Veronica Parker, guru yoga dan ahli meditasi, melatih fokus pikiran dapat membuat pikiran lebih jernih dan tenang. 

"Dengan melakukan pecakapan batin, pikiran kita dapat menjadi lebih jelas dan lebih fokus pada keputusan yang ada," paparnya. 

Selain menenangkan pikiran dan membuat pikiran terlepas dari stres secara keseluruhan, menurut Parker, meditasi juga membuat kita melepaskan ego batin. 

Menurutnya, dengan lebih fokus, kita bisa mengurangi gangguan dari hal-hal lain yang terlintas atau membuat kita ragu. 

"Pada dasarnya, meditasi dapat membantu kita merasa lebih percaya diri ketika membuat keputusan," kata Parker. 

Inilah yang bisa membungkam suara kecil di dalam diri yang menyebabkan keraguan. 

"Menghilangkan keraguan diri adalah salah satu manfaat dari praktik meditasi yang konsisten," tambahnya. 

Dengan cara ini, kata Parker, percaya diri semakin meningkat dan kita mampu membuat keputusan yang lebih baik dalam hidup. 

Namun, manfaat ini tak bisa kita dapatkan hanya dengan melakukan satu kali meditasi. 

Satu-satunya cara untuk mendapatkan manfaat ini adalah fokus pada diri sendiri dan menerapkan apa yang telak kita pelajari dalam praktik. 

Ada banyak cara berbeda untuk bermeditasi, dan tidak ada metode yang benar atau salah. Ini semua tentang menemukan apa yang tepat untuk diri kita. 

Susan Shumsky, seorang guru yoga, mengatakan jika kita kesulitan untuk menemukan metode terbaik, kita bisa mencoba metode meditasi yang berfokus pada pengembangan intuisi. 

Cara ini menurut Shumsky, dimulai dengan duduk di kursi dan menutup mata. Setelah itu, kita ambil napas dalam-dalam dan perlahan. 

Masukan udara melalui hidung dan mengeluarkannya dari mulut dengan setiap helaan napas dalam-dalam. 

"Bayangkan kita semakin tenggelam dalam keadaan rileks. Setiap kali kita menghembuskan napas, bayangkan kita melepaskan semua stres dan kecemasan," tambahnya. 

Setelah lima kali melakukan pernapasan yang dalam, menurut Shumsky, kita akan mulai merasa lebih nyaman, terpusat dan seimbang. 

Setelah merasa mencapai titik itu, pelatih meditasi tersebut menyarankan agar kita melanjutkannya dengan bernapas secara normal, dengan cara apapun yang membuat kita nyaman.

Shumsky juga mengatakan cara terbaik untuk memanfaatkan keadaan meditasi ini adalah dengan mengajukan pertanyaan pada diri sendiri. 

"Saya merekomendasikan untuk menanyakan pada diri sendiri dengan jelas atau membisikannya," paparnya, 

Menurutnya, sebaiknya kita menanyakan pada diri sendiri hal, seperti 'apakah pilihan terbaik bagi saya untuk situasi ini'. 

Ini mungkin terdengar tak masuk akal. Namun, kunci utamanya adalah kita masuk dalam keadaan pikiran yang jernih melalui latihan meditasi, merasa percaya diri dan yakin pada diri ketika membuat keputusan. 

Hal semacam ini tentunya akan lebih baik daripada kita bersikap tertutup dan bingung oleh rentetan pemikiran dan ide yang saling bertentangan. 

Setelah itu, kita bisa merenungkan pertanyaan mengenai keputusan yang akan kita buat. 

Setelah merenungkannya, Shumsky menyarankan kita untuk kembali mengambil napas dalam-dalam dan menghentikan semua aktivitas. 

Dengan kata lain, kita melepaskan sepenuhnya dan bersikap netral serta reseptif. Jangan mencoba untuk mendapatkan jawaban, sebaliknya, biarkan jawaban yang datang pada kita. 

"Jawaban akan muncul dalam bentuk kesan visual, sebagai kata-kata untuk pendengaran, atau sebagai firasat," kata Shumsky.


Sumber: Kompas.com

Dibaca : 3901 kali