Apa Penemuan Sang Buddha
Kita sudah belajar agama Buddha bertahun-tahun, tetapi masih merasa sedih, sakit, takut, dan cemas karena semua tindakan kita didasarkan pada keserakahan (lobha) dan kebencian (dosa). Kita selalu menolak yang tidak menyenangkan dan tertarik melakukan yang menyenangkan secara berulang-ulang.
Ada orang yang sudah mulai sadar dan berbuat tanpa keserakahan (alobha) dan tanpa kebencian (adosa), tetapi masih dengan motif “aku”, “diriku”, dan “milikku” (paham atta), sehingga belum terbebas dari dukkha.
Sang Buddha menolak paham atta dan menemukan paham anatta (tanpa aku, diriku, milikku). Sang Buddha juga menemukan cara untuk memahami paham anatta dengan teknik meditasi vipassanā.
Teknik meditasi vipassanā adalah sadar setiap saat dengan pengertian melihat segala sesuatu seperti apa adanya, selalu berubah, menimbulkan dukkha, dan tanpa aku, diriku, serta milikku. Latihlah teknik meditasi vipassanā dengan sabar dan tekun.