Melalui pikiran, ucapan dan perbuatan. Perbuatan baik atau perbuatan yang tidak baik dapat terjadi. Oleh karena itu, kendalikanlah, pikiran, ucapan dan perbuatan. Baca Detil
Kamma tidak bajik berfungsi sebagai kamma produktif untuk menghasilkan kelahiran di tempat tujuan menyedihkan: neraka, alam hewan, alam hantu, asura. Ini adalah Baca Detil
Dalam kehidupan ini seseorang diharapkan bukan hanya sekedar berbuat baik, namun diharapkan juga bisa mengendalikan diri. Banyak kejahatan di masyarakat, mulai dari Baca Detil
Petavatthu adalah bagian dari Tipitaka, sutta pitaka, khuddakanikaya. Petavatthu terdiri dari 4 bab yang berisi 51 kisah makhluk peta. Di antara 51 kisah akan diulas 4 Baca Detil
Umumnya umat Buddha tidak menginginkan buah karma buruk dan jika harus mengalaminya, maka ingin agar karma buruk itu cepat berlalu dan bisa Baca Detil
Moderasi Beragama adalah cerminan dari Semboyan pada lambang negara Garuda Pancasila yang memiliki arti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”. Toleransi antar umat beragama Baca Detil
Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa (tikkhattum) Namo Buddhaya. Tema hari ini adalah Pentingnya Jasa Kebajikan. Kehidupan kita sudah sangat berulang, tak Baca Detil
“Vaya dhamma sankhara appamadena sampadeta” “Segala sesuatu adalah tidak kekal, berusahalah dengan sungguh-sungguh” (Maha Parinibbana Sutta) Tidak ada yang abadi kecuali perubahan Baca Detil
Secara harfiah, Manusia terdiri Dari dua kata yaitu Mano dan Ussa, Mano artinya batin sedangkan Ussa artinya luhur. Jadi arti Manusia adalah Baca Detil
Sutta Āsīvisopama Sutta (Saṁyutta Nikāya 35.238) mengajarkan bahwa kehidupan penuh dengan ancaman penderitaan jika kita tidak memahami sifat sejati dari Baca Detil