Narsis vs Percaya Diri

 Narsis vs Percaya Diri

Halo teman teman
se-Dhamma semua, sotthi hontu! Pada hari Minggu 1 September 2024, Remaja VJDJ
mengadakan Dhammadesana yang bertema ‘Narsis vs Percaya Diri’ yang dibawakan
oleh Romo Seno. Kami sudah merangkumnya untuk teman teman, yuk kita simak
rangkumannya bersama-sama 

Pengertian dan Ciri-Ciri

 Narsis adalah sifat

kecintaan berlebihan pada diri sendiri, serta berfokus pada penampilan dan
pengakuan dari orang lain.

Percaya diri adalah
keyakinan dalam kemampuan diri dan menghargai diri sendiri  tanpa perlu pengakuan berlebihan.

 

Apa perbedaannya ?

Narsis memerlukan
pengakuan eksternal, sedangkan percaya diri berasal dari dalam diri.

 

Bagaimana ciri-cirinya ?

Narsis :

– Sensitif terhadap
kritikan

– Suka pamer (hingga
sombong)

– Merasa cepat puas

 

Percaya Diri :

– Mau menerima kritikan

– Tidak/kurang suka pamer

– Tidak merasa ragu
ketika melakukan sesuatu hal  

 

 Dampak dan Sifat

 

Dampak Negatif Narsis  :

– Sulit membangun
hubungan sehat

– Sulit menerima kritikan

– Dapat memicu
konflik 

 

 Dampak Positif Percaya Diri  :

– Dapat membangun
hubungan sehat

– Berani mengambil
keputusan

– Mau menerima kritikan

 

Seseorang yang narsis
tidak mau menghargai pendapat orang lain  dan terus mengandalkan pengakuan eksternal.

Seseorang yang percaya
diri memberikan kesempatan kepada orang lain untuk memberikan pendapat  dan penilaian (pengakuan) berasal dari dalam
diri.

 

 Pendalaman Secara Buddhisme

 

Buddhisme mengajarkan
pentingnya keseimbangan antara keyakinan (saddha) pada diri sendiri dan
kesadaran akan keterbatasan diri.

 

Hal yang dapat dilakukan
untuk memperbaiki kepribadian seseorang adalah dengan menjalankan moral (sila).

 

Demikian rangkuman
sharing Dhamma yang dibawakan oleh Romo Seno di SMA, semoga rangkuman ini
bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari kita. Terima kasih, sotthi hontu 

Tema : Narsis vs Percaya Diri

Penceramah : Romo Seno 

Hari/Tanggal : Minggu, 1
September 2024

 

Waktu : 09.09 – 11.00

 

Related post