Bāhusaccañca sippañca, Vinayo ca susikkhito Subhāsitā ca yā vācā, Etammaṅgalamuttamaṁ’ti “Berpengetahuan luas, berketerampilan, terlatih baik Baca Detil
Akar kejahatan yang ada di dalam batin setiap manusia menjadi asal muasal munculnya penderitaan. Dalam perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Baca Detil
Evaṃ bho purisa jānāhi, pāpadhammā asaññatā. mā taṃ lobho adhammo ca, ciraṃ dukkhāya randhayuṃ Orang baik, ketahuilah Baca Detil
Banyak perbedaan cara umat awam untuk berdana dengan motivasi pribadi masing-masing yang berbeda beda. Ada yang berdana karena malu melihat teman nya Baca Detil
Akkosaṃ vadhabandhañca, aduṭṭho yo titikkhati; Khantībalaṃ balānīkaṃ, tamahaṃ brūmi brāhmaṇaṃ. Seseorang yang tidak marah, Baca Detil
Terdapat 10 Macam Perbuatan baik Yang Dapat Mengahantarkan terlahir kembali menjadi Manusia Melalui Perbuatan fisik Jasmani ada 3 macam, yang pertama bertekap melatih diri Baca Detil
Idha modati pecca modati, katapuñño ubhayattha modati So modati so pamodati, Disvā kammavisuddhim attano. Di dunia ini ia bergembira, di dunia Baca Detil
Kata sarana di sini bukan dalam arti bahasa Indonesia menurut KBBI, yaitu segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud Baca Detil
Selo yathā ekaghano, vātena na samīrati; Evaṃ nindāpasaṃsāsu, na samiñjanti paṇḍitā “Bagaikan batu karang yang Baca Detil
Kamma Kamma adalah perbuatan baik maupun buruk yang dilakukan karena adanya niat (cetanā) melalui: Pikiran (mano-kamma). Ucapan (vācī-kamma). Jasmani (kāBaca Detil